At-Ta’thil, At-Tamtsil, At-Tasybih dan At-Takyiif – Silsilah Mushtalah Ilmu Tauhid – Bagian 1

at-tathil, at-tamtsil, at-tasybih dan at-takyiif

Makkah al-mukarramah (09/03/1437 H )

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

kitab musthalah fi kutubil al-aqoid, dirasah wa tahlil, karya syeikh Muhammad bin Ibrahim al0hamd, cet dar ibnu huzaimah, tahun 1427 dan 2006

No comments

AT-TA’THIL (MENGHILANGKAN)

Secara bahasa At-ta’thil adalah adalah diambil dari al-‘athal, yaitu kosong dan peninggalan. Sebagaimana firman Allah :
فَكَأَيِّن مِّن قَرْ‌يَةٍ أَهْلَكْنَاهَا وَهِيَ ظَالِمَةٌ فَهِيَ خَاوِيَةٌ عَلَىٰ عُرُ‌وشِهَا وَبِئْرٍ‌ مُّعَطَّلَةٍ وَقَصْرٍ‌ مَّشِيدٍ ﴿٤٥﴾
“Dan (berapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan”. (QS.Al Hajj : 45).
artinya ditinggalkan oleh pemiliknya…

Adapun secara istilah : yaitu mengingkari apa yang wajib bagi Allah berupa nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Kemudian ta’til dibagi menjadi dua macam:
1. Ta’thil kully (menyeluruh) : seperti ta’thilnya firqoh jahmiyah yang mana mereka mengingkari sifat-sifat Allah, dan berlebih-lebihan di dalam mengingkari nama-nama Allah juga.
2. Ta’thil juz’I (hanya sebagian saja) : seperti Asy’ariyah yang mana mereka mengingkari sebagian sifat-sifat Allah, dan orang yang pertama kali mengenalkan ta’thil pada umat ini adalah Al Ja’d bin Dirham.

AT-TAMTSIL (MENYAMAKAN)

Secara bahasa adalah menetapkan penyerupaan terhadap sesuatu. Adapun secara istilah : yaitu menetapkan sifat-sifat Allah atau Dzat-Nya seperti sifat-sifat mahkluk-Nya atau dzat-dzat mereka.

AT-TASYBIH (MENYERUPAKAN)

Secara bahasa : yaitu menetapkan persamaan terhadap sesuatu.
Adapun secara istilah : yaitu meyakini sifat-sifat-Nya Allah atau Dzat-Nya menyerupai sifat-sifat makhluknya atau dzat-dzat mereka.
Sedangkan perbedaan antara penyerupaan dan persamaan, yaitu kalo persamaan berarti menyamakan (sesuatu dengan yang lain) dalam segala segi. Sedangkan penyerupaan berarti menyamakan (sesuatu dengan yang lain) dalam sebagian sifat. Dan bisa jadi salah satu dari keduanya (tamtsil amaupun tasbiih) dipakai untuk yang lain.

AT-TAKYIIF (MEMBAGAIMANAKAN)

Yaitu ungkapan membagaimanakan sifat, seperti perkataan seseorang, tangan Allah atau turun-Nya ke dunia demikian dan demikian. Atau tangan-Nya adalah panjang, atau yang lainnya, atau bertanya tentang sifat-sifat Allah dengan bagaimana?….

Demikian, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengar benar sampai hari zaman.

(Kami terjemah dari kitab musthalah fi kutubil al-aqoid, dirasah wa tahlil, karya syeikh Muhammad bin Ibrahim al0hamd, cet dar ibnu huzaimah, tahun 1427 dan 2006). Alih bahasa, al-faqir illah Hamidin as-sidawy, Abu harits Makkah al-mukarramah (09/03/1437 H ).

Tags

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda