Bacaan Shalat Fajar di Hari Jum’at – Silsilah Amalan Sunnah yang Terlupakan (21)

bacaan shalat fajar di hari jumat

Makkah al-mukarramah (18/06/1437H).

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Al-wasyiyah bi ba'di as-sunan syibhu mansiyah, karya Haifa binti Abdullah ar-rasyid, pengantar syeikh, Abdul azizi Muhammad as-sadhan, jilid pertama, hal.81-82, cet. Kedua, tahun 1426 H

No comments

Bacaan Shalat Fajar di Hari Jum’at – Silsilah Amalan Sunnah yang Terlupakan (21)

Dari Abu Hurairah –Semoga Allah meridhainya- ia berkata: Adalah Rasulullah Shallallaahu’alaihi wa sallam dishalat fajar pada hari jum’at ia membaca “Alif Laam Miim ….(QS.As sajdah) dan “Hal Ataa ‘alal Insaani”. (HR. Muslim dan Ibnu Khuzaimah dari Ibnu Abbas –Semoga Allah meridhai keduanya-).

Syeikh Bin Baz –semoga Allah merahmatinya- ia mengatakan; Ini adalah sunnah yang telah tetap dari Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam, oleh karena itu disyari’atkan bagi seorang Imam untuk membaca kedua surah tersebut pada waktu shalat fajar di hari jum’at, meskipun sebagian kelompok atau jama’ah tidak menyukainya disebabkan kemalasan mereka”. (Fatawa Ibnu Baz 12/393).

Penutup

Imam Ibnu Khuzaimah telah mengatakan dalam shahihnya: “Perselisihan dalam bacaan ini yaitu dari segi hukumnya yang mubah, diperbolehkan (membaca surat ini) bagi orang yang mengerjakan shalat baik di waktu maghrib atau semua waktu shalat yang ditambahkan setelah surah al fatihah sesuatu yang dia senangi dari AL Qur’an, dan tidak terhalang baginya untuk membaca apa yang dia kehendaki dari Al-Qur’an.

kecuali apabila dia seorang imam, maka pilihan terbaik baginya adalah memperingan bacaan dan tidak memperpanjang bacaan di hadapan manusia, sehingga memnyebabkan mereka terganggu, sebagaimana sabda Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam kepada Mu’adz Bin Jabal –Semoga Allah meridhainya- :”Apakah engkau ingin menjadi orang yang pengganggu? Sebagaimana Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam memerintahkan para imam untuk memperingan shalat mereka, beliau bersabda: “Siapa saja yang mengimami manusia diantara kamu, maka peringanlah”.

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai hari zaman,,,,

(Al-wasyiyah bi ba’di as-sunan syibhu mansiyah, karya Haifa binti Abdullah ar-rasyid, pengantar syeikh, Abdul azizi Muhammad as-sadhan, jilid pertama, hal.81-82, cet. Kedua, tahun 1426 H).

Bersambung insyaAllah ta’ala……

Alih bahasa, al-faqir illah
Hamidin as-sidawy, Abu harits
Makkah al-mukarramah (18/06/1437H).

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda