Bacaan dalam Shalat Isya – Silsilah Sunnah yang Terlupakan (20)

bacaan dalam shalat isya

Makkah al-mukarramah (06/06/1437H).

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Al-wasyiyah bi ba'di as-sunan syibhu mansiyah, karya Haifa binti Abdullah ar-rasyid, pengantar syeikh, Abdul azizi Muhammad as-sadhan, jilid pertama, hal.69-71, cet. Kedua, tahun 1426 H

No comments

Hadits yang pertama tentang bacaan dalam shalat isya Nabi Shallallahu alaihi wassalam :

1. Dari Abi Rafi’ ia berkata: Aku shalat Isya bersama Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya- maka beliau membaca “Idzas samaaun Syaqqat” kemudian sujud, maka aku katakan padanya: Apa maksudmu ini? Beliau menjawab: aku sujud dengannya di belakang Abul Qasim –Shallallaahu’alaihi wa sallam- dan aku tetap sujud dengannya sampai berjumpa dengannya. (HR. Bukhari no.768 dan Muslim no. 578).

Hadits yang kedua tentang bacaan dalam shalat isya Nabi Shallallahu alaihi wassalam :

2. Beliau membaca dalam Shalat isya dengan “Wattiin Waz zaituun” dalam safarnya.

Dari Barra Bin ‘Aazib –semoga Allah meridhainya- bahwasanya Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam jika dalam keadaan safar beliau membaca dalam shalat isya dengan “Wattiin Waz Zaituun” pada salah satu rakaatnya. (HR. Bukhari no. 767 dan Muslim no. 464).

Dan dalam lafadz Bukhari Bab: Bacaan dalam Shalat Isya, “aku telah mendengar Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam membaca “Wattiin Waz Zaituun” dalam shalat isya, dan aku tidak pernah mendengar seorang pun yang suaranya atau bacaannya lebih bagus darinya.

Ibnu Hajar berkata: “mengenai bacaan beliau dalam shalat isya dengan surat-surat pendek, karena beliau dalam keadaan safar, dan safar itu menuntut keringanan. sedangkan hadits Abu Hurairah dimungkinkan beliau dalam keadaan mukim, oleh karena itu beliau dalam shalat isya membaca pertengahan mufashal”. (Fathul Baari 2/293).

Hadits yang ketiga tentang bacaan dalam shalat isya Nabi Shallallahu alaihi wassalam :

3. Dari Samurah Bin Jundub –semoga Allah meridhainya- dari Sa’d Bin Abi Waqqas –semoga Allah meridhainya- katanya: “Adapun aku, maka sesungguhnya shalat dengan mereka (sahabat) shalatnya Rasulullah Shallallaahu’alaihi wa sallam, aku tidak pernah menyimpang darinya. aku shalat isya maka aku panjangkan bacaan pada rakaat pertamanya dan aku ringankan rakaat keduanya. (HR. Bukhari no. 755 dan Muslim no. 453).

Hadits yang keempat tentang bacaan dalam shalat isya Nabi Shallallahu alaihi wassalam :

4. Dari Jabir Bin Abdullah –semoga Allah meridhainya- bahwasanya Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam berkata kepada Mu’adz mengenai Shalat isya: “jikalau engkau bisa shalat isya dengan membaca “Sabbihisma Rabbikal a’la”, dan “Wasy syamsi Wadhuhaaha”, dan “Wallaili idzaa Yaghsyaa”, karena sungguh di belakangmu terdapat orang tua, orang lemah dan yang mempunyai keperluan yang mengikutimu shalat”.

Di dalam Atsar disebutkan banyak sekali yang dibaca oleh para sahabat dan tabi’in. bisa dilhat dalam Al-mushannaf ibnu abi syaibah (1/315-316), mushannaf Abdurrozaq (2/110-112). Allah ‘alam

Demikian beberapa hadits tentant bacaan dalam shalat isya Nabi Shallallahu alaihi wassalam. semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai hari zaman,,,,

(Al-wasyiyah bi ba’di as-sunan syibhu mansiyah, karya Haifa binti Abdullah ar-rasyid, pengantar syeikh, Abdul azizi Muhammad as-sadhan, jilid pertama, hal.69-71, cet. Kedua, tahun 1426 H).
Bersambung insyaAllah ta’ala…….

Alih bahasa, al-faqir illah
Hamidin as-sidawy, Abu harits
Makkah al-mukarramah (06/06/1437H).

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda