Cara Termudah Menghafal Al-Quran Al-Karim

Cara Termudah Menghafal Al-Quran Al-Karim

Makkah Al Mukarramah ( 23 Jumadits Tsani 1434 H )

Ditulis oleh: Ummu Fayha Anisah

Sumber:

Ashal Thariqah Bi Idznillah Fii Hifdzi Kitaabillah'' oleh: syekh. Muhammad Abdurrahman Ahmad

1 comment

Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam. Shalawat dan Salam senantiasa tercurahkan kepada penghulu para Nabi dan utusan, Nabi muhammad dan juga kepada keluarga serta para sahabatnya.

Ketahuilah wahai saudaraku seislam, bahwasanya Allah yang Maha tinggi telah memberikan anda waktu yang sangat berharga. Maka janganlah anda pergunakan melainkan untuk sesuatu yang sangat berharga pula. Sesuatu yang berharga yang bisa anda pergunakan dan anda petik hasilnya salah satunya adalah berdzikir kepada Allah yang Maha tinggi lagi Mulia. Dan sebaik-baik dzikir adalah membaca al quran dan menghafalkannya.

Dan ini adalah cara yang sederhana dan gampang dalam menghafal kitabullah. Saya persembahkan kepada anda disertai dengan beberapa wasiat penting. Saya memohon kepada Allah yang Maha mulia lagi Maha tinggi dengan nama-nama-Nya yang baik dan sifat-sifat-Nya yang Mulia agar tulisan ini bermanfa’at untuk Islam dan kaum muslimin.

Hendaklah anda memulai dengan memohon pertolongan kepada Allah. Dalam sehari anda hafalkan satu halaman disertai dengan membaca satu juz setelahnya dengan cara melihat mushaf (nadhor) sebanyak satu kali.

Contoh, anda hendak menghafalkan satu halaman pertama juz ‘amma, maka hendaklah anda juga membaca satu juz “Tabaarak” (juz 29) dengan nadhor (langsung melihat mushaf) sebanyak satu kali.

Perlu diketahui bahwa satu juz terdiri dari 20 halaman, jika anda sudah selesai menghafal juz ‘amma semuanya, berarti anda telah membaca juz Tabaarak sebanyak 20 kali.

Jika nanti anda hendak melanjutkan hafalan ke juz tabaarak, maka anda akan mendapatkan kemudahan dalam menghafalkannya karena lisan sudah terbiasa membacanya.

Kemudian selanjutnya anda baca juz “Al Mujadilah” (juz 28) secara sempurna dengan nadhor sebanyak satu kali ketika anda hendak menghafal satu halaman juz Tabaarak. Begitu seterusnya.

Catatan Penting:

1. Dalam membaca satu juz dengan nadhor anda akan membutuhkan waktu kira-kira hanya setengah jam. Anda bisa membaginya 2 waktu yaitu pagi dan petang. Anda juga bisa menggantinya dengan cara mendengarkan kaset. Dan cara terbaik adalah sehari membaca dengan nadhor dan sehari lagi mendengarkan kaset jadi berseling.

2. Tidak menjadi syarat jika anda mau menghafal satu halaman harus dengan membaca satu juz setelahnya, tapi jika anda termasuk orang yang sudah lanjut usia atau mengalami keterlambatan dalam menghafal atau juga anda seorang yang mempunyai kesibukan atau alasan lainnya, maka anda bisa mengurangi hafalan setengah halaman dan membaca dengan nadhor setengah juz.

3. Buatlah jadwal pekanan untuk beristirahat dalam menghafal. jadikanlah jadwal tersebut untuk muraja’ah (mengulangi hafalan yang telah lalu), misalnya hari Kamis dan Jum’at.

Cara yang paling utama dalam menghafal yang benar adalah dengan cara langsung menghafal di hadapan guru yang ahli di dalam bacaan al qur’an dan cara yang paling utama dalam memuraja’ah adalah memperdengarkan bacaan langsung di hadapan guru yang ahli dalam al qur’an demi perbaikan bacaan.

 

Wasiat Dari Hati Ke Hati

1. Pertama dan sebelum segala sesuatu itu dijalani, saya wasiatkan kepada anda wahai saudaraku yang diberkahi, hendaklah anda menjadikan al qur’an ini sebagai awal perhatian anda dan akhir tujuan anda. Dan janganlah anda menjadikannya sebagai sambilan yang mana anda baru mengalihkan perhatian kepadanya setelah mendapatkan sisa waktu dari kesibukan. Tetapi hendaklah anda menjadikan al qur’an ini sebagai pendahuluan dari segala perkara dan kesibukan.

2. Selalu ingatlah firman Allah ta’aala :

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ

”Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al Qamar: 22)

3. Selalu ingatlah sabda Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam: ”jagalah apa-apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah merasa lemah.” (HR. Muslim).

Jika anda merasa susah dalam mengerjakan sesuatu, hendaklah anda berdo’a dengan do’a yang dianjurkan oleh Rasululllah shallallaahu’alaihi wasallam.

Hadis riwayat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu: “Bahwa Nabi shallallaahu’alaihi wasallam ketika tertimpa kesusahan, beliau berdoa:

“Tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun, tidak ada Tuhan selain Allah Tuhan Yang Memiliki Arsy nan Agung, tidak ada Tuhan selain Allah Tuhan segenap langit, Tuhan bumi serta Tuhan Arsy nan Mulia”. (Shahih Muslim No. 4909).

4. Hendaklah anda bertaqwa, ikhlas dan berlindung kepada Allah pada setiap keadaan, khususnya ketika menghafal al qur’an karena ia adalah suatu kemuliaan yang agung dan kebanggaan yang sangat besar.

5. Hendaknya anda meninggalkan dosa-dosa dan berbagai macam maksiat, karena ia merupakan penghalang yang sangat kuat pengaruhnya di dalam menghafal.

6. Hendaknya anda perangi syaitan, karena ia adalah musuh anda yang pertama di dalam menghafal al qur’an alkarim, hal itu dapat dilakukan dengan memohon perlindungan kepada Allah dari segala gangguannya, selalu menjaga do’a-do’a di waktu pagi dan petang, selalu dalam keadaan suci (dari hadats besar dan kecil -pent), dan senantiasa berdzikir kepada Allah di setiap keadaan.

7. Hendaklah anda mengetahui hadits-hadits yang menyebutkan tentang keutamaan-keutamaan al qur’an dan penghafalnya, agar dapat menambah motivasi dalam menghafal dan semakin beradab bersama al qur’an yang agung ini.

8. Hendaklah anda membaca al qur’an dengan memahami dan mentadabburi maknanya, mengetahui asbaabun nuzulnya, kosa katanya yang dikira susah, karena hal tersebut dapat membantu anda dalam menghafal dan mentadabburinya.

9. Hendaklah anda membaguskan suara di dalam membaca al qur’an disertai menjaga hukum-hukum tajwid dan senantiasa mengikuti orang yang membaca dengan benar dan memenuhi hak-haknya.

10. janganlah anda tergesa-gesa di dalam menghafal dan muraja’ah dan jangan pula memaksakan diri di luar kemampuan. jika anda merasa malas dan ngantuk, hendaklah anda tetap membaca sambil berjalan.

11. Hendaklah anda mengulang-ulang hafalan secara terus menerus, membacanya di dalam shalat dan mendengarkan bacaan orang lain serta tidak melewati satu halaman melainkan anda sudah betul-betul menghafalkannya. Dan jagalah di dalam menyambungkan akhir surat dengan awal surat.

12. Hendaklah anda menjaga waktu-waktu yang paling utama seperti sepertiga malam terakhir dan setelah shalat Fajar. Ketahuilah bahwa jernihnya pikiran dan memanfa’atkan kesibukkan mempunyai peran yang sangat besar sekali di dalam dunia menghafal. Allah ta’aalaa berfirman yang artinya:

”Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan” (Q.S.Al Muzzammil: 6).

Amalkanlah semua yang telah anda hafalkan, karena sesungguhnya al-qur’an tidak diturunkan melainkan untuk diamalkan kandungannya.

13. Janganlah anda merasa khawatir selamanya jika ada yang terlupa dari ayat-ayat al qur’an, akan tetapi hendaklah anda terus menerus mengulanginya dan tidak berputus asa. Janganlah berfikir untuk gagal, bertawakkallah kepada Allah dengan jujur karena barangsiapa yang bertawakkal kepada allah maka DIA akan mencukupkannya. Dan bersabarlah karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. dan bersungguh-sungguhlah karena Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.

14. Berusahalah untuk bergabung dengan halaqah tahfidzul qur’an, karena dengan demikian anda akan merasa terpacu untuk terus maju.

15. Hendaklah anda memiliki mushaf khusus untuk menghafal dan khusus untuk muraja’ah. Dan catatlah setiap kesalahan, supaya anda mudah memperbaikinya di masa yang akan datang.

16. beryukurlah kepada Allah yang Maha tinggi atas segala ni’mat dan yang terpenting adalah ni’mat al qur’an al karim. Allah berfirman:

”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku)maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

17. Berbahagialah, karena Allah telah memberi anda taufiq untuk menghafal al qur’an yang agung ini. Allah ta’ala berfirman:

”Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (QS. Yunus: 58)

 

Penutup

Ingatlah saudaraku yang kucintai akan sabda Rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam:

”sesungguhnya yang di dalam tenggorokannya tidak terdapat sesuatupun dari ayat al qur’an, maka ia bagaikan rumah yang roboh” (HR. Tirmidzi).

Saya telah berusaha secara ringkas di dalam risalah ini untuk menganjurkan dan membantu agar kita bisa menjadikan hati-hati ini seperti rumah yang makmur. Semua yang benar itu datang dari Allah dan semua yang salah dan kurang itu datang dari diri saya pribadi.

Saya memohon kepada Allah Rabb pemilik ‘arsy yang tinggi agar menjadikan hati-hati kita senantiasa sibuk dengan berdzikir, bersyukur dan memperbaiki ibadah kepada-Nya. dan memberikan kita taufiq untuk bisa menghafalkan al qur’an dan membacanya di penghujung siang dan malam serta mengamalkan apa-apa yang terkandung di dalamnya. Sesungguhnya atas semua itu Dia Maha kuasa dan sangat pantas untuk mengabulkannya.

Shalawat dan salam senantiasa tercurah atas Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya.

 

Alih bahasa Ummu Fayha
Diterjemahkan dari salah satu buletin dengan judul
”Ashal Thariqah Bi Idznillah Fii Hifdzi Kitaabillah”
oleh: syekh. Muhammad Abdurrahman Ahmad

23 Jumadits Tsani 1434 H )
Makkah Al Mukarramah

Tentang Penulis

Ummu Fayha Anisah

Comment: 1


    Warning: call_user_func() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'cahayaummulquro-final_comment' not found or invalid function name in /home/cahayaum/public_html/wp/wp-includes/class-walker-comment.php on line 174