Fatawa Anak Muslim (16) : Menulis Jampi-Jampi buat Anak Sehingga Mau Menyusu

jampi-jampi

Makkah al-mukarramah (11/07/1438H).

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Al-fatawa At-tifl Al-muslim, dari Syeikh Abduz Aziz bin Abdillah bin Baz, Syeikh Muhammad bin shalih al-utsaimin, Abdullah bin Abdurrahman bin jibrin, Syeikh bin fauzan al-fauzan dan lajnah daimah lil iftah, dikumpulkan oleh Yahya bin said ali salwan, hal : 26, penerbit dar qosam

No comments

PERTANYAAN : Seseorang menulis jampi-jampi sedangkan ia adalah seorang imam masjid, apakah diperbolehkan kita shalat di belakangnya?

Penjelasan : orang ini menulis jampi-jampi bukan untuk amalan sihir akan tetapi untuk tujuan yang kecil, yaitu sakit pusing di kepala. Demikian juga buat seorang anak kecil di saat turun ke ibunya untuk menyusui, Dan di sana ada pertanyaan-pertanyaan lain yang semisal dengan ini. Aku mohon tuan menjelaskan masalah ini kepadaku, karena di sana ada ulama yang mengatakan bahwa imam itu adalah orang musyrik tidak boleh melakukan shalat dibelakangnya?

JAWABAN : Diperbolehkan shalat di belakang orang yang menulis jampi-jampian yang berasal dari al-qur’an dan do’a yang disyariatkan. Akan tetapi tidak pantas baginya (imam masjid) untuk menulisnya. Karena sesungguhnya dilarang menggantungkan jampi-jampi.

Adapun apabila jampi-jampi tersebut mengandung perkara kesyirikan maka tidak boleh kita melakukan sholat di belakang orang yang menulisnya. Dan wajib untuk menjelaskan kepadanya bahwa ini merupakan kesyirikan.

Dan yang wajib untuk menjelaskan kepadanya adalah yang mengetahuinya.

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai akhirzaman,,,,

(Kami terjemahkan dari kitab : Al-fatawa At-tifl Al-muslim, dari Syeikh Abduz Aziz bin Abdillah bin Baz, Syeikh Muhammad bin shalih al-utsaimin, Abdullah bin Abdurrahman bin jibrin, Syeikh bin fauzan al-fauzan dan lajnah daimah lil iftah, dikumpulkan oleh Yahya bin said ali salwan, hal : 26, penerbit dar qosam).
Bersambung insyaAllah ta’ala…

Alih bahasa, al-faqir ilallah
Hamidin as-sidawy, Abu harits

Makkah al-mukarramah (11/07/1438H).

Tags

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda