Fatawa Seputar Anaka Muslim (20) : Membeli Kambing atau Sapi untuk Dimakan Anak-Anak Ketika Musim Paceklik

nadzar

Makkah al-mukarramah (20/07/1438 H)

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Al-fatawa At-tifl Al-muslim, dari Syeikh Abduz Aziz bin Abdillah bin Baz, Syeikh Muhammad bin shalih al-utsaimin, Abdullah bin Abdurrahman bin jibrin, Syeikh bin fauzan al-fauzan dan lajnah daimah lil iftah, dikumpulkan oleh Yahya bin said ali salwan, hal : 13, penerbit dar qosam

No comments

PERTANYAAN: Apakah diperbolehkan shalat dibelakang imam yang meyakini jampi-jampi untuk manusia. yaitu apabila datang musim paceklik ia menyuruh manusia untuk membeli kambing atau sapi untuk disembelih dan dijadikan makanan buat anak-anak ketika datang musim paceklik agar bisa turun hujan. Apakah diperbolehkan shalat dibelakang imam yang bernadzar dan menyembelih untuk selain Allah.

JAWABAN : Boleh shalat di belakang imam yang menulis jampi-jampi dari al-qur’an dan do’a-do’a yang disyariatkan walaupun tidak patut ia menulisnya dan tidak boleh menggantungkan hal tersebut. Adapun jika jampi-jampi itu mengandung perkara kesyirikan maka dilarang shalat dibelakang imam yang menulisnya dan wajib untuk menjelaskan kepadanya bahwa ini merupakan kesyirikan.

Sedangkan bernadzar untuk selain Allah adalah kesyirikan. Berdasarkan firman Allah :

وَمَا أَنفَقْتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُم مِّن نَّذْرٍ فَإِنَّ اللَّـهَ يَعْلَمُهُ

“Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan Maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (Al-baqorah : 270).

قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّـهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (Al-an’am : 162).

Demikian pula berdasarkan sabda Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Allah melaknat orang yang bernadzar untuk selain Allah”. Dan bernadzar masuk dalam firman Allah ta’ala : “Dan sembelihanku”.

Kedua : Tidak datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahawasannya ia memerintahkan untuk membeli kambing atau sapi untuk disembelih dan dijadikan makanan buat anak-anak ketika datang musim paceklik agar bisa turun hujan, akan tetapi yang disyariatkan ketika itu adalah shalat istisqo, berdo’a, istighfar dan bershadaqoh kepada fuqoro. Bahkan hal itu merupakan perkara bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam syariat yang suci.

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai hari zaman,,,,

(Kami terjemahkan dari kitab : Al-fatawa At-tifl Al-muslim, dari Syeikh Abduz Aziz bin Abdillah bin Baz, Syeikh Muhammad bin shalih al-utsaimin, Abdullah bin Abdurrahman bin jibrin, Syeikh bin fauzan al-fauzan dan lajnah daimah lil iftah, dikumpulkan oleh Yahya bin said ali salwan, hal : 13, penerbit dar qosam).

Bersambung insyaAllah ta’ala…

Alih bahasa, al-faqir ilallah
Hamidin as-sidawy, Abu harits
Makkah al-mukarramah (20/07/1438 H)

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda