Silsilah Al-Fawaid Al-Ilmiyah (1) : Dahsyatnya Tauhid

Dahsyatnya Tauhid

Makkah al-mukarramah (22/10/1437H)

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Silsilah Al-Fawaid Al-Ilmiyah (1) : Dahsyatnya Tauhid

No comments

Silsilah al-fawaid al-ilmiyah (1) : DAHSYATNYA TAUHID

Saudaraku seiman, berbicara tentang tauhid adalah merupakan sesuatu yang sangat besar dan urgen dalam kehidupan seorang muslim, bagaimana tidak, karena tauhid adalah jaminan kebahagiaan, sebagaimana tauhid merupakan sumber keselamatan seorang hamba didunia dan akhirat. Berikut ini diantara ungkapan para ulama ahlus sunnah tentang keajaiban tauhid:

Al-hafidz ibnu rajab -semoga Allah merahmatinya- berkata : “Sesungguhnya tauhid merupakan poros yang paling utama. seandainya sebutir debu dari tauhid diletakan diatas gunung-gunung berupa dosa dan kesalahan (anak adam) niscaya tauhid itu akan merubahnya menjadi kebaikan”. (lihat asbabul maghfirah, hal: 39).

Syeikhul islam Ibnu taimiyah -semoga Allah merahmatinya- berkata :”Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu mewujudkan tauhid terdahulu dan mengajarkannya kepada ummatnya, sehingga ketika ada seorang berkata kepadanya “Allah dan engkau telah menghendaki”, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : apakah kamu menjadikan aku tandingan bagi Allah?!. (al-fatawa, 3/397).

Beliau juga -semoga Allah merahmatinya- berkata :”Setiap kali tauhid menjadi kuat dihati seseorang, maka akan semakin kuat pula iman, ketenangan, tawakkal kepada-Nya. Dengan demikian, dapatlah diketahui bahwa ayat-ayat tauhid merupakan ayat-ayat yang paling utama dari ayat-ayat yang lainnya”. (al-fatawa, 17/190).

Imam Ibnu Qoyim -semoga Allah merahmatinya- berkata :”Maka asal sesuatu yang menjadikan bersihnya hati dan ruh adalah tauhid”. (ighatsatul lahfan, 1/108).

Al-hafidz Ibnu hajar -semoga Allah merahmatinya- berkata :”Pertama kali yang turun dalam al-qur’an adalah seruan kepada tauhid, ketika jiwa telah tenang dan menerima maka turunlah hukum-hukum -yang lainnya pent-. (al-fath : 9/51).

Mudah-mudahan Allah selalu menjadikan kita hambanya yg selalu hidup diatas tauhid dan sunnah hingga kita kembali menghadap kepada-Nya.

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai akhir zaman,,,,

Alih bahasa, al-faqir ilallah
Hamidin as-sidawy, Abu harits
Makkah al-mukarramah (22/10/1437H)

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda