Silsilah Cerminan Kaum Salaf (32) : Shalat Berjama’ah

shalat berjamaah

Makkah al-mukarramah ( 1/11/1438 H )

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

• Hayatus salaf baina al-qoul wa al-amal, karya Ahmad bin Nasyir at-tayyar, cet, dar ibnu jauzi, tahun 1433 H. • Min akhbar as-salaf shalih "Min akhbar as salaf '', karya Abu yahya zakarya bin abdul gulam qadir, cetakan ke tiga maktabah Ar-rusd, tahun 1433 H. • Aqwal wa hikam win duror salaf, karya Syeikh Sami Abdurrahman Muhammad Qubajah, tahun ke dua, 1431 H. • Rosail al-ahwali as-salaf ad-dawyy, karya syeikh Umar bin Abdurrahman al-Umar, cetak pada tahun 1434 H.

No comments

Dari Muhammad bin Waasi’ –semoga Allah merahmati- ia berkata :”Tidaklah tersisa dari dunia ini yang lebih nikmat dari pada shalat berjamaah dan berjumpa dengan sesama saudara”. (Hilyatul Auliya 4/291).

Dari Muhammad bin al Mubarak –semoga Allah merahmatinya- berkata: “Adalah Sa’id bin Abdil ‘Aziz apabila ia ketinggalan shalat jama’ah, maka ia menangis”. (Hilyatul Auliya 6/126).

Dari Bisyr bin Manshur –semoga Allah merahmatinya- bahwasanya ia tidak pernah meninggalkan shalat berjama’ah sekali pun. (Hilyatul Auliya 6/239).

Dari Rabi’ah bin Yazid -semoga Allah merahmatinya- ia berkata:”Tidaklah adzan dikumandangkan untuk shalat dzuhur selama 40 tahun melainkan aku sudah berada di dalam masjid kecuali jika aku sedang sakit atau bepergian”. (Siyar A’lam An Nubala 5/240).

“Adalah Bisyr bin AlHasan –semoga Allah merahmatinya- ia dijuluki dengan (Ash-shaffi) karena ia selalu berada di shaf pertama di masjid bashrah selama lima puluh tahun”. (Tahdzib At Tahdzib 1/447).

Dari Ibnu Sama’ah –semoga Allah merahmatinya- ia berkata; “Aku hidup selama 40 tahun tidak pernah terlewatkan bagiku takbiratul ihram kecuali satu hari di mana ibu ku meninggal”. (Siyar A’lam An Nubala 10/646).

Dari waqi –semoga Allah merahmatinya- ia berkata : “‘Al-‘amasy selama tujuh puluh tahun ia tidak pernah ketinggalan takbiratul ihram dan aku bergaul dengannya kira-kira dua tahun, tidaklah aku pernah melihat beliau mengqodza satu rakaatpun (karena terlambat)”. (hilyatu auliya : 5/49).

Penulis
Al-faqiir ila afwi Robbih
Hamidin as-sidawy al-atsary, Abu harits
Makkah al-mukarramah
( 1/11/1438 H )

Referensi :

• Hayatus salaf baina al-qoul wa al-amal, karya Ahmad bin Nasyir at-tayyar, cet, dar ibnu jauzi, tahun 1433 H.
• Min akhbar as-salaf shalih “Min akhbar as salaf ”, karya Abu yahya zakarya bin abdul gulam qadir, cetakan ke tiga maktabah Ar-rusd, tahun 1433 H.
• Aqwal wa hikam win duror salaf, karya Syeikh Sami Abdurrahman Muhammad Qubajah, tahun ke dua, 1431 H.
• Rosail al-ahwali as-salaf ad-dawyy, karya syeikh Umar bin Abdurrahman al-Umar, cetak pada tahun 1434 H.

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda