Silsilah tanya jawab seputar tauhid no : 61 – Apa contoh sifat-sifat Allah yang berupa perbuatan ?

sifat-sifat Allah yang berupa perbuatan

Makkah al-mukarramah (14/07/1438 H).

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Referensi : Kitab 200 tanya jawab dalam tauihid, Karya Syeikh Hafidz bin Ahmad Al-hakamy –Semoga Allah merahmatinya-, hal : 31, cet : Dar ibnu rajab

No comments

Pertanyaan: Apa contoh sifat-sifat Allah yang berupa perbuatan di dalam Al Qur’an?

Jawaban:

Firman Allah Ta’ala:

هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ فَسَوَّاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ ۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

“Dan Dia berkehendak (menciptakan) langit”. (QS. Al Baqarah:29).

هَلْ يَنظُرُونَ إِلَّا أَن يَأْتِيَهُمُ اللَّـهُ

“Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah”. (QS. Al Baqarah:210).

وَمَا قَدَرُوا اللَّـهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَالْأَرْضُ جَمِيعًا قَبْضَتُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَالسَّمَاوَاتُ مَطْوِيَّاتٌ بِيَمِينِهِ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ

“Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya”. (QS. Az Zumar:67).

قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ

Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku”. (QS.Shaad: 75).

وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الْأَلْوَاحِ مِن كُلِّ شَيْءٍ

“Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala sesuatu”. (QS. Al ‘araf:145).

 ۚ فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا

“Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh”. (QS. Al A’raf:143).

 ۚ إِنَّ اللَّـهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاء

“Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki”. (QS. Al Hajj:18).

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai hari zaman.

(Referensi : Kitab 200 tanya jawab dalam tauihid, Karya Syeikh Hafidz bin Ahmad Al-hakamy –Semoga Allah merahmatinya-, hal : 31, cet : Dar ibnu rajab)

Alih bahasa, al-faqir illah
Hamidin as-sidawy, Abu harits
Makkah al-mukarramah (14/07/1438 H).

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda