Tanda-Tanda Mencintai Nabi Shalallahu ‘alaihi Wasallam

tanda-tanda mencintai nabi

Makkah al-mukarramah (16/03/1437 H )

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

buletin yang berjudul "fawaid ad-dzikir wa 'amal as-shalihah, karya syeikh Muhammad shalih al-munajid –semoga Allah pelhara beliau- dengan sedikit tambahan muqaddimah dan penutup

No comments

1. Membenarkan segala yang dikabarkan oleh rasulullah shallallaahu’alaihi wasallam, menta’atinya atas apa-apa yang beliau suruh dan meninggalkan atas apa-apa yang beliau larang.

2. Merealisasikan kecintaan terhadap beliau dalam bentuk keyakinan, perkataan dan perbuatan. serta mendahulukan kecintaan terhadap beliau di atas kecintaan terhadap dirinya, anaknya dan orang tuanya.

3. Mengikuti jalannya shallallaahu’alaihi wasallam, dan berpegang teguh terhadap sunnah-sunnahnya dan petunjuk-petunjuknya baik lahir maupun batin.

4. Memperbanyak berdzikir kepadanya dan shalawat atasnya dan keluarganya.

5. Menyebarkan sunnahnya shallallaahu’alaihi wasallam dan menyampaikannya serta mengajarkannya dan menghidupkannya serta mendorong orang lain agar mengikutinya.

6. Mempelajari sirahnya dan mengetahui tentangnya secara keseluruhan dan akhlaqnya, dan merealisasikannya.

7. Berhukum dengan syariatnya shallallaahu’alaihi wasallam, dan berusaha merealisasikannya serta ridha terhadapnya dan berserah diri dengan sepenuh hati. Maka perhatikanlah tanda-tanda ini, hendaklah kita berusaha untuk mewujudkannya dan mengagungkannya. seyogyanya kita mengetahui bahwa kecintaan terhadap beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam bukan diwujudkan dengan cara berlagu dan menyanyi dalam bentuk qasidah dan bukan pula dengan diucapkan dengan kalimat-kalimat.

Tetapi kecintaan terhadap beliau shallallaahu’alaihi wasallam diwujudkan dengan menta’ati Allah dan Rasul-Nya, beramal dengan mengikuti sunnah-sunnahnya serta berpegang teguhnya di atas jalannya. kita memohon kepada Allah ‘azza wa jalla agar menolong kita dan saudara-saudara kita dalam berpegang teguh terhadap sunnah-sunnah nabi kita shallallaahu’alaihi wasallam.

Allah ‘azza wa jalla berfirman:

يَوْمَ تَجِدُ كُلُّ نَفْسٍ مَّا عَمِلَتْ مِنْ خَيْرٍ‌ مُّحْضَرً‌ا وَمَا عَمِلَتْ مِن سُوءٍ تَوَدُّ لَوْ أَنَّ بَيْنَهَا وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا ۗ وَيُحَذِّرُ‌كُمُ اللَّـهُ نَفْسَهُ ۗ وَاللَّـهُ رَ‌ءُوفٌ بِالْعِبَادِ ﴿٣٠﴾

“katakanlah (wahai Muhammad) jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintai kalian dan menghapuskan bagi kalian dosa-dosa kalian. dan Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang”. (Q.S Al imran: 30).

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai hari zaman,,,,

(Diterjemahkan dari buletin yang berjudul “fawaid ad-dzikir wa ‘amal as-shalihah, karya syeikh Muhammad shalih al-munajid –semoga Allah pelhara beliau- dengan sedikit tambahan muqaddimah dan penutup). Alih bahasa, al-faqir illah Hamidin as-sidawy, Abu harits Makkah al-mukarramah (16/03/1437 H ).

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda