Tidak Boleh Menghadiri Pesta Ulang Tahun – Fatawa Seputar Anak Muslim (10)

Ulang Tahun

Makkah al-mukarramah (12/07/1437H).

Ditulis oleh: Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Sumber:

Al-fatawa At-tifl Al-muslim, dari Syeikh Abduz Aziz bin Abdillah bin Baz, Syeikh Muhammad bin shalih al-utsaimin, Abdullah bin Abdurrahman bin jibrin, Syeikh bin fauzan al-fauzan dan lajnah daimah lil iftah, dikumpulkan oleh Yahya bin said ali salwan, hal : 13, penerbit dar qosam

No comments

TIDAK BOLEH MENGHADIRI PESTA ULANG TAHUN – FATAWA SEPUTAR ANAK MUSLIM (10)

Pertanyaan: Di negara kami di mesir ada suatu adat, yaitu apabila seorang anak usianya sudah genap 1 tahun, maka diadakan baginya sebuah pesta yang dinamai dengan “hari raya ulang tahun”, dengan cara mematikan lilin. Dan akhir-akhir ini aku mendengar bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan secara syar’i, Apakah perbuatan ini benar tidak diperbolehkan secara syar’i? dan bagi orang yang diundang kepadanya apakah boleh menghadirinya? Berilah faidah kepadaku, dan aku ucapkan banyak terima kasih.

Jawaban: Ini adalah adat/kebiasaan yang jelek dan merupakan bid’ah yang diingkari oleh apa yang Allah turunkan dengannya berupa kekuasaan, karena yang namanya hari raya itu bersifat tauqifi sebagaimana ibadah.

Dan telah datang suatu hadits yang menyebutkan bahwa dahulu penduduk madinah di masa jahiliahnya mempunyai dua hari raya yang mereka pergunakan untuk bermain-main, maka Allah menggantikan untuk mereka yang lebih baik dari pada dua hari tersebut, yaitu dengan hari raya fitri dan adha dikarenakan tidak ada dasarnya dalam syari’at islam dan tidak ada seorang sahabat pun yang pernah melakukannya dan para generasi yang shaleh pun tidak ada yang melakukannya, maka merayakan pesta ulang tahun tidak diperbolehkan secara syar’i, begitu pun menghadirinya, menyemangati para pelakunya dan mengucapkan selamat maka tidak diperbolehkan, karena hal demikian dapat diartikan adanya tolong menolong dalam suatu kemungkaran dan mengakui (Kebenarannya-pent). Syekh Ibnu Jibrin (Fatwa Al Mar’ah Al Muslimah 1/156).

Demikian semoga bermanfaat, tidak lupa kami mengucapkan Shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, segenap keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan benar sampai hari zaman,,,,

(Kami terjemahkan dari kitab : Al-fatawa At-tifl Al-muslim, dari Syeikh Abduz Aziz bin Abdillah bin Baz, Syeikh Muhammad bin shalih al-utsaimin, Abdullah bin Abdurrahman bin jibrin, Syeikh bin fauzan al-fauzan dan lajnah daimah lil iftah, dikumpulkan oleh Yahya bin said ali salwan, hal : 13, penerbit dar qosam).
Bersambung insyaAllah ta’ala‚Ķ

Alih bahasa, al-faqir illah
Hamidin as-sidawy, Abu harits
Makkah al-mukarramah (12/07/1437H).

Tentang Penulis

Hamidin As-Sidawy Al-Atsary

Berikan komentar anda